Seputar Fiqih

Seputar Tasawuf

Seputar Islam

GANGGUAN JIN TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF MEDIS


Ada sebagian dokter yang mengingkari serta menafikan tentang serangan terhadap fisik orang yang diganggu roh halus. Akan tetapi, ada juga dokter-dokter yang mempercayai adanya gangguan jin pada manusia, di antaranya:

1) Dr. Ali Muhammad Muthawi, mantan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Al-Azhar. Dia mengatakan bahwa yang termasuk almass dalam surat al-Baqarah ayat 275 adalah histeria, epilepsi, penyakit psikis dan terutama kegelisahan jiwa serta keraguan yang memuncak. Misalnya penderita tampak linglung, kadang kehilangan alam kesadaran, yakni penderita tidak lagi mampu menyadari siapa dirinya, dan orang-orang yang ada disekitarnya. 

2) Dr. Pall menyatakan bahwa banyak hal yang masih perlu kita ungkap khususnya yang berkaitan dengan gangguan spiritual (kesurupan) sebagai faktor penyebab penyakit-penyakit kejiwaan dan saraf. Gangguan spiritual ternyata jauh lebih pelik dari apa yang diperkirakan semula … Sekalipun demikian ketika para ahli pengobatan yang menggunakan kekuatan spiritual modern mampu melakukan berbagai keberhasilan dalam mengusir setan-setan pengganggu yang ternyata sebagian dokter melecehkannya.[1]

3) Dr. Karl Wikeland mengatakan bahwa penyakit gila bisa jadi muncul dari dominasi ruh jahat pada orang yang sakit kemudian menimbulkan keguncangan dan ketimpangan pada gerakan-gerakannya. Dalam hal ini penderita tampak berperilaku aneh dan nyeleneh. Seperti tampak kayak kesurupan.

4) Dr. Alexis Carl seorang peraih nobel bidang kedokteran dan bedah mengemukakan kesurupan memang bisa terjadi pada manusia akibat ruh-ruh jahat, yang kemudian kedokteran tidak mampu menyembuhkannya. Seperti penderita tiba-tiba berteriak histeris yang tidak diketahui sebabnya. Dalam kedokteran penyakit ini disebut penyakit histeria.

Sebagaimana penelitian Ahmad Shabahi, mengemukakan: kesurupan itu pada umumnya merupakan keguncangan dan ketimpangan yang mendadak pada listrik otak dan fungsinya. Saat terjadinya serangan ini ada dua macam:

a. Serangan penyumbatan orang yang berawal pada pusat-pusat gerakan di otak akibat perubahan-perubahan fisiologis, sehingga penderita akan kehilangan rasa dan perasaannya secara total. Penyembuhan dapat dilakukan oleh para dokter ahli penyakit kulit.

b. Serangan penyumbatan psikologis yang berawal pada pusat-pusat rasa yang bentuk utamanya adalah perubahan akal tetapi penderita tidak kehilangan rasa dan perasaannya secara total. Ini termasuk serangan kesurupan yang bisa diobati dengan doa dan pendekatan diri kepada Allah dan tidak dapat dilakukan oleh pengobatan para dokter.[2]




[1] Syaikh Wahid Abdus Salam Bali, Kesurupan Jin (dan Cara Pengobatannya Secara Islami), Terj. Alinur Rofiq Tamhid, Lc., Robbani Press, Jakarta, 2005, hlm. 85.
[2] Shaikh Wahid Abdus Salam Bali, Op.Cit., hlm. 86.

No comments

Post a Comment

Wajib Kunjung

Google+

Pengunjung

Twitter