Seputar Fiqih

Seputar Tasawuf

Seputar Islam

SYI'IR TOMBO ATI

tombo ati

Bentuk-bentuk ajaran agama Islam yang dapat di-manage (dikelola) menjadi pengobat hati manusia sangat banyak. Berkaitan dengan masalah ini, Abdullah al-Antakiy, dalam kitab Nasâih al-I'bâd menawarkan konsep lima penawar hati yang kemudian populer dengan term syi'ir tombo ati yang artinya pengobat qalbu. Maka ketika hati seseorang merasakan kegalauan, kesedihan dan keruwetan cobalah mengingat tombo ati atau pengobat hati, pengobat jiwa dan kemudian mengamalkan isinya. Insya Allah hati akan menjadi bening dan sejuk. Syi'ir itu berbunyi:

عن عبد الله الإنطاكي رحمه الله قال خمس هنّ من دواء القلب مجالسة الصالحين و قرآءة القرآن و إخلاء الباطن و قيام الليل و التضرع عند الصباح

Abdullah al-Intaki mengatakan, bahwa ada 5 (lima) hal yang termasuk penawar hati, yaitu: (1) bergaul dengan orang yang saleh; (2) membaca Al Qur'an; (3) membersihkan hati; (4) bangun tengah malam (shalat tahajud); dan (5) bermunajat kepada Allah di waktu Subuh.

Untuk mensosialisasikan kepada masyarakat luas tentang adanya lima macam pengobat hati dari Abdullah al-Anthaki itu, para Kyai menggubahnya menjadi syi'iran (puisi) yang kemudian terkenal dengan syi'ir tombo ati yang artinya pengobat qalbu. Maka ketika hati seseorang merasakan kegalauan, kesedihan dan keruwetan, cobalah mengingat tombo ati atau pengobat hati, pengobat jiwa dan kemudian mengamalkan isinya. Insya Allah, hati akan menjadi bening dan sejuk. Syi'ir itu berbunyi:

Tamba ati iku lima wernane

Maca Qur'an sakmanane

Kaping pindho sholat wengi lakonono

Kaping telu wong kang soleh kumpulana

Kaping papat weteng iro ingkang luwe

Kaping lima dzikir wengi ingkang suwe

Salah sawijine sopo wongkang gelem ngelakoni

Insya Allah Gusti Allah ngijabahi

Adapun bila diterjemahkan secara bebas, kira-kira demikian:

Pengobat hati itu ada lima macam:

Pertama membaca al-Qur’an beserta merenungi maknanya.

Kedua melaksanakan shalat malam.

Ketiga bergaul dengan orang saleh.

Keempat berpuasa.

Kelima zikir malam yang panjang.

Siapa yang dapat melakukan salah satu di antaranya, Insya Allah Tuhan akan mengabulkan.

Syi'ir tombo ati sebagaimana telah diungkap sebelumnya terdiri dari lima macam:

1. Membaca al-Qur'an beserta merenungi maknanya

Upaya terapi qalbu dalam kaitannya dengan syi'ir tombo ati adalah dengan membiasakan membaca al-Qur'an dan mengkaji maknanya. Salah satu jalan untuk mengobati penyakit qalbu (hati) adalah membaca al-Qur'an dengan merenungkan maknanya.

2. Shalat malam

Shalat adalah ibadah yang di dalamnya terjadi hubungan ruhani antara makhluk dan khaliknya. Shalat juga dipandang sebagai munajat–berdoa dalam hati yang khusyu kepada Allah.

Menurut Imam Musbikin, “Orang yang shalat dengan penuh kesungguhan, khusyu’, tepat, ikhlas dan kontinyu, insya Allah akan tumbuh rasa percaya diri yang penuh dalam dirinya”.

Menurut Nasution, “Di antara ibadah Islam, shalatlah yang membawa manusia terdekat kepada Tuhan. Di dalamnya terdapat dialog antara manusia dengan Tuhan dan dialog berlaku antara dua pihak yang saling berhadapan”.

3. Puasa

Puasa dapat menjadi terapi qalbu. Pada hakekatnya puasa terbagi menjadi dua bagian yaitu:

a. Puasa fardhu; masuk ke dalamnya: puasa Ramadhan, puasa qadla, puasa kafarat dan puasa nadzar.

b. Puasa tathawwu’ yaitu: puasa yang dikerjakan para muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah, bukan wajib, seperti puasa 'Asyura, puasa ‘Arafah, puasa Senin dan Kamis dan lain-lainnya.

Dengan demikian, di samping puasa Ramadhan yang difardlukan, juga ada beberapa puasa lain yang ditetapkan sebagai puasa sunah. Puasa merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima. Dalam ibadah puasa terdapat hikmah yang besar dan nilai yang sangat tinggi di sisi Allah.

Tingginya nilai puasa di mata Allah dan Rasul-Nya, berpangkal pada dua hal: Pertama, puasa itu mengandung ajaran pencegahan diri yang merupakan amal yang sangat rahasia, yang hanya diketahui oleh Allah swt, tidak seperti shalat, zakat dan lain-lain. Kedua, puasa merupakan upaya efektif untuk menundukkan setan sebagai musuh Allah. Salah satu pintu efektif yang sering diterobos setan untuk menggoda manusia adalah melalui pintu syahwat dan nafsu.

4. Dzikir

Dalam syi'ir tombo ati, zikir dimasukkan sebagai bagian dari upaya terapi qalbu, karena salah satu adab yang mendapat perhatian khusus dalam rangka taqorrub ialah zikir atau mengingat Allah dalam hati, dan menyebut nama-Nya pada lisan berdasarkan perintah Allah dalam al-Qur’ān dan contoh-contoh dari Nabi Saw.

Zikir berarti mengingat, menyebut, mengucapkan, mengagungkan dan menyucikan. Maksudnya mengingat, menyebut, mengucapkan, mengagungkan dan menyucikan Allah dengan mengulang-ngulang salah satu nama-Nya atau kalimat keagungan-Nya. Oleh karena itu secara etimologi, perkataan zikir yang berakar pada kata zakara artinya mengingat, memperhatikan, mengenang, mengambil pelajaran, mengenal, mengerti dan ingatan.

Dalam kehidupan manusia, unsur ingat ini sangat dominan adanya, karena merupakan salah satu fungsi intelektual. Menurut pengertian psikologis, zikir (ingatan) sebagai “suatu daya jiwa seseorang yang dapat menerima, menyimpan dan memproduksikan kembali pengertian-pengertian atau tanggapan-tanggapan manusia.”

Sebagai fungsi intelektual, ingatan seseorang akan apa yang telah dipelajari, informasi dan pengalaman sebelumnya memungkinkannya untuk memecahkan problema-problema baru yang dihadapi. Juga sangat membantu seseorang dalam melangkah maju untuk memperoleh informasi- informasi dan menerima realitas baru. Namun dalam pengertian di sini, perkataan zikir yang dimaksud adalah “zikir Allah”, atau mengingat Allah. Dalam al-Qur’an banyak dijumpai ungkapan-ungkapan yang menganjurkan untuk berzikir.

No comments

Post a Comment

Wajib Kunjung

Google+

Pengunjung

Twitter