Seputar Fiqih

Seputar Tasawuf

Seputar Islam

PEREMPUAN: PERWUJUDAN SETAN?

CEWEK MANIS

حدثنا محمد بن بشار حدثنا عبد الأعلى بن عبد الأعلى حدثنا هشام ابن أبي عبد الله و هو الدستوائي عن أبي الزبير عن جابر عن عبد الله أن النبي صلى الله عليه و سلم رأى امرأة فدخل على زينب فقضى حاجته و خرج و قال إن المرأة إذا أقبلت أقبلت في صورة شيطان فإذا رأى أحدكم امرأة فأعجبته فليأت أهله فإن معها مثل الذي معها (رواه الترمذي)

Menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar, menceritakan kepada kami ‘Abd al-‘A‘la, menceritakan kepada kami Hisham bin Abi Abdullah dan ia adalah al-Dastuwa’i, dari Abu al-Zubair, dari Jabir, bahwa Nabi Saw melihat seorang wanita kemudian masuk menemui Zainab maka terpenuhilah hajatnya, dan kemudian Rasulullah keluar dan bersabda: “Sesungguhnya wanita jika datang kepadamu, maka ia datang dalam bentuk setan. Maka apabila salah seorang kalian melihat wanita kemudian merasa tergoda maka hendaklah mendatangi istrinya. Karena sesungguhnya apa yang ada pada istrinya juga seperti yang ada pada wanita itu.” (HR. al-Tirmidzi)[1]

Jika wanita disamakan dengan setan dalam bentuknya memang terasa sangat tidak masuk akal. Dalam pandangan manusia pada umumnya, setan adalah sosok yang sangat menakutkan, sedangkan pada kenyataannya, wanita adalah sosok yang sangat indah dan menarik terutama dalam pandangan pria. Jadi, berdasarkan hal tersebut sudah bisa dipahami bahwa dalam potongan hadis yang dikeluarkan oleh al-Tirmidzi (إن المرأة إذا أقبلت أقبلت في صورة شيطان) bukanlah makna yang sesungguhnya melainkan mengandung makna majazi.

Keindahan dan pesona wanita memiliki daya tarik yang sangat kuat sehingga berpotensi membuat pria tergoda. Jika seorang pria tidak bisa menjaga hati untuk tetap takut pada Allah, bisa jadi dari pandangan yang menakjubkan tersebut akan berujung pada perbuatan yang dimurkai Allah. Oleh karena itu, pada potongan hadis berikutnya Rasulullah memerintahkan untuk mendatangi istrinya jika terlanjur merasa tergoda wanita lain (فإذا رأى أحدكم امرأة فأعجبته فليأت أهله).

Pemaknaan hadits tersebut bukan berarti wanita itu setan atau seperti setan dalam arti yang sebenarnya, tetapi keindahan dan keistimewaan yang diberikan Allah kepada wanita yang menjadikannya indah dalam pandangan pria sehingga menjadikannya suatu kecintaan yang berpotensi membuat laki-laki tergoda. Oleh karena itu, wanita mempunyai daya tarik yang sangat kuat yang harus diwaspadai dengan tetap mengendalikan diri agar terhindar dari perbuatan durhaka kepada Allah. Oleh karena itu, pemahamann seperti ini terhadap hadits tentang wanita berbentuk setan bisa diterima dengan akal.


[1] Abu ‘Isa Muhammad ‘Isa bin Saurah, Sunan al-Tirmidzi, Juz IV, (Bairut: Dar al-Fikr, 2005), h. 385.

No comments

Post a Comment

Wajib Kunjung

Google+

Pengunjung

Twitter