Seputar Fiqih

Seputar Tasawuf

Seputar Islam

KARYA DAN AKTIVITAS KH MA SAHAL MAHFUDH


KH. Sahal Mahfudh seorang kiai tradisional yang berfikir modern, ini bisa dilihat di antara  sekian banyak karyanya, sebagian tercover  di buku Fiqih Sosial. Pada umumnya kiai tradisional hanya pintar membaca kitab  tetapi miskin karya ilmiyah, tetapi beda dengan KH MA Sahal Mahfudh, ia dapat dikategorikan sebagai kiai yang produktif  dalam menulis. 

Karena itulah nama KH. Sahal Mahfudh tidak hanya dikenal di pesantren-pesantren tetapi juga di dunia intelektual akademisi. Banyak karya tulisannya baik yang dipublikasikan atau hanya sekedar dipersiapkan untuk makalah seminar, di antaranya buku-buku KH  MA Sahal  Mahfudh: Al Faroidlu Al Ajibah (1959), Intifakhu Al Wadajaini Fi Munadharat Ulamai Al Hajain (1959), Faidhu Al Hijai (1962), Ensiklopedi Ijma' (1985), Pesantren Mencari Makna, Nuansa Fiqih Sosial, dan Kitab  Usul  Fiqih (berbahasa Arab), selain masih menulis kolom Dialog dengan KH. Sahal Mahfudh di harian Duta Masyarakat yang isinya menjawab pertanyaan masyarakat. Juga mengisi rubrik tanya jawab persoalan  fiqih di suara merdeka. KH. Sahal Mahfudh juga punya koleksi 1.800-an buku di rumahnya di Kajen.


Di samping KH. Sahal Mahfudh adalah pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Maslakul Huda sejak tahun 1963. Ponpes di  Kajen Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, ini didirikan ayahnya, KH Mahfudh Salam, tahun 1910. Sebagai pemimpin ponpes, KH. Sahal Mahfudh merupakan sosok sederhana dikenal sebagai pendobrak pemikiran tradisional di kalangan NU yang mayoritas berasal dari kalangan akar rumput. Yaitu dengan mencoba mengaplikasikan konsep-konsep fiqih klasik “kitab kuning” ke dalam realitas sosial kekinian. Sikap demokratisnya menonjol dan mendorong kemandiriannya yaitu, dengan memajukan kehidupan masyarakat di sekitar pesantrennya melalui pengembangan pendidikan, ekonomi dan kesehatan. 

Selain memiliki 500-an santri, Ponpes Maslakul Huda juga punya sekolah madrasah ibtidaiyah sampai madrasah aliyah dengan 2.500-an murid, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Arta Huda Abadi, koperasi, Rumah Sakit  (RS)  Umum Kelas C RS Islam Pati, memberi kredit tanpa bunga kelompok  usaha mikro dengan dana bergulir, mengajar masyarakat membuat “asuransi" kesehatan dengan menabung setiap rumah tangga tiap bulan di kelompoknya.

No comments

Post a Comment

Wajib Kunjung

Google+

Pengunjung

Twitter